Cerita dari Lapangan




Peran Penting Stasiun Radio Komunitas Lokal
Stasiun radio komunitas memainkan peran kunci dalam mensosialisasikan informasi respon tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana. Program Peningkatan Kesadaran Masyarakat ‘Membangun Lebih Baik’ dari AIFDR/BNPB melibatkan kerjasama dengan dan pendistribusian media ke beberapa stasiun radio lokal. Peran radio lokal dalam menyampaikan informasi terkait mengenai teknik konstruksi aman gempa kepada para pendengarnya di Sumatra Barat telah menjadi bagian penting dari pelaksanaan program.

Klik untuk membaca cerita lengkap


Kontribusi Lokal dalam Kampanye Membangun Lebih Baik

Padang Pariaman merupakan salah satu area yang paling terkena dampak gempa bumi 30 September 2009 dan tanah longsor. Tempat tinggal sangatlah dibutuhkan di wilayah ini karena masyarakat mempunyai beban untuk menolong dirinya dengan tempat tinggal darurat dan kebutuhan makanan.

Klik untuk membaca cerita lengkap


Integrasi Kampanye Membangun Lebih Baik ke dalam Budaya Lokal
Orang Minangkabau (orang-orang Sumatra Barat) cenderung untuk melihat bukti sebelum mengikuti perubahan atau inovasi. Mereka berhati-hati dengan gagasan yang belum pernah terbukti atau gagasan yang mereka anggap hanya sebagai kabar angin. Mereka sangat cerdas dan cukup kritis, dan di sini, “
Cimeeh” atau ‘keras kepala atau menantang’ merupakan karakteristik umum orang Sumatra Barat.
Klik untuk membaca cerita lengkap



Peran Tokoh Agama dalam Kampanye Membangun Lebih Baik
Bapak Tarmizi adalah seorang ‘
Labai’, atau tokoh agama, di Jorong Sulayang, Nagari Lubuk Basung, Agam. Beliau adalah seorang lajang muda yang telah menghabiskan hampir seluruh hidupnya di desa kecil di Jorong Sulayang, yang berjarak sekitar 8 kilometer dari pusat kota Agam. Untuk mencapai wilayah ini, seseorang harus mendaki bukit di Bukit Barisan dengan kemiringan 70 derajat dan berjarak 700 meter.
Klik untuk membaca cerita lengkap



Pemutaran Film Komunitas untuk Meraih Kaum Wanita dan Anak Muda
 Sebagai bagian dari program ‘Membangun Lebih Baik’, Yayasan IDEP dan 
The Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR) mengorganisir beberapa seri pemutaran film komunitas di beberapa wilayah, yang mempunyai akses terbatas ke siaran televisi. Jorong Sulayan merupakan salah satu wilayah yang dipilih untuk pemutaran film.
Klik untuk membaca cerita lengkap



Kampanye Membangun Lebih Baik mencapai Masyarakat Terpencil di Pariaman
 Kepala Desa atau Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Kabupaten VII, Koto, Padang Pariaman, Bapak Azrul Aswat, mempunyai tantangan untuk mengurus masyarakatnya, yang mencakup luas wilayah 1.500 hektar dan mempunyai populasi sebanyak 5.853 jiwa. Masyarakat ini sangat terkena dampak gempa bumi 30 September 2009 lalu. Sebanyak 1.412 rumah rusak berat, sekitar 490 rusak sedang, dan 140 rusak ringan.
Klik untuk membaca cerita lengkap


Semuanya Berawal dari Talkshow
Bapak Azril bekerja di TVRI Sumatra Barat. Pulau yang terletak di dekat tempat tinggalnya di Kurao Pagang retak akibat gempa bumi 30 September 2009 lalu. Sekitar 75% rumah keluarga Bapak Azril hancur total dan salah satu dari tiga anaknya yang masih kecil menderita depresi dan trauma hingga saat ini.
Klik untuk membaca cerita lengkap


Pekerja Konstruksi Lokal menyebarluaskan Rumah Aman Gempa
Tiga pekerja konstruksi lokal tertarik dan terkejut ketika pemilik rumah yang memakai jasa mereka bersikeras untuk menggunakan teknik konstruksi baru. “Mereka menunjukkan kepada kami sebuah buku panduan mengenai teknik konstruksi aman gempa yang tidak pernah kami lihat sebelumnya.
Klik untuk membaca cerita lengkap




Kampanye Rumah Aman Gempa di Kantor Wali Nagari
Spanduk Rumah Aman Gempa itu masih terpampang di sisi kanan depan kantor Wali Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman. Posisi kantor yang terletak di jalan raya yang menghubungkan Padang dengan Pariaman dan wilayah pesisir Sumatra Barat bagian utara membuat semua orang yang melewati kantor tersebut dapat melihat spanduk itu, terutama warga Toboh Gadang yang berurusan ke kantor wali nagari.



Kiprah Tukang Setelah Pelatihan
PEKERJAAN sebagai tukang bangunan di tengah masyarakat Sumatera Barat lebih dipandang sebagai profesional, ketimbang buruh. Mereka dianggap orang yang ahli, sehingga diterima pendapatnya sebagai perencana, sekaligus pelaksana pembangunan rumah masyarakat. Karena itulah, tukang bangunan dianggap sangat efektif untuk berperan sebagai agen yang akan menyosialisasikan Rumah Aman Gempa.
Klik untuk membaca cerita lengkap


 
Asosiasi Tukang Rumah Aman Gempa (ATRAGSI)
KETIKA Pengurus Muhammadiyah Kabupaten Agam menelponnya dan menawarkan agar ia mengikuti pelatihan tukang, Arlizon langsung mengiyakan. Chon, demikian ia biasa dipanggil, menilai acara tersebut merupakan kesempatan untuk menambah ilmu sekaligus  teman. Ia bersama para 'alumnus' pelatihan tukang yang diadakan oleh GenAssist, Klinik Konstruksi bersama Yayasan IDEP sepakat membentuk Asosiasi Tukang Rumah Aman Gempa Sumatera Barat Indonesia (ATRAGSI) untuk meningkatkan kualitas tukang, memperluas jaringan, dan meningkatkan kesejahteraan para tukang di Sumatera Barat khususnya.
Klik untuk membaca cerita lengkap



Berlomba Merancang Rumah Aman Gempa
 Mahasiswa mendominasi pemenang dalam lomba merancang Rumah Aman Gempa yang digelar Padang Art Studio (PAS) bersama Yayasan IDEP dengan pada acara puncaknya, Sabtu 16 Mei 2011. Dari 12 rancangan Komplek Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Sabtu 19 Februari 2011yang masuk ke panitia, ketiga pemenang berasal dari kalangan mahasiswa.
Klik untuk membaca cerita lengkap




Budaya dan Regulasi untuk Rumah Aman Gempa

Pascagempa 30 September 2009, kampanye sudah disampaikan sekitar 1,5 tahun melalui pemasangan baliho, poster, spanduk, pemutaran film, penyuluhan langsung hingga berbagai strategi media massa. Sebagian besar masyarat Sumbar bisa dikatakan telah mengetahui tentang Rumah Aman Gempa. Kendala saat ini, belum seluruh masyarakat yang membangun rumah sudah menerapkan prinsip-prinsip bangunan konstruksi yang aman, meski mereka sudah mengetahui tentang Rumah Aman Gempa.

Klik untuk membaca cerita lengkap





Perlu Tambahan Alternatif Model Rumah Aman Gempa
 Jajaran pimpinan Wilayah (PW) Nahdatul Ulama (NU) Sumatera Barat hadir cukup lengkap pada Jumat 25 Februari 2011 malam itu. Di halaman Masjid Raya Nagari Mangguang, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman tersebut, tampak hadir Sekretaris PW NU Sumbar Husni Kamil Manik dan juga Wakil Ketua PW NU Sumbar Ir Darmansyah, MT. Hadir juga Dr. Abdul Hakam dari Klinik Konstruksi Universitas Andalas.
Klik untuk membaca cerita lengkap